Breaking News

Kisah Nyata Layangan Putus,ASN Nikahi Polwan

ASN nikahi polwan ,Permasalahan perselingkuhan kembali trending di sosial media. Ini kali, seorang polisi wanita (Polwan) elok berinisial SC bercerita cerita hidupnya yang serupa dengan Layangan Putus, Bunda.

 

Dalam thread di Twitter, SC dengan account @Suc***, ungkap perselingkuhan yang sudah dilakukan suaminya, DKM. SC yang hamil berasa dikelabui pria yang menikah dengannya pada 11 November 2021 kemarin.

 

Dikisahkan, SC pertama kalinya mengenali DKM karena tugas. Ke-2 nya putuskan menikah sesudah beberapa waktu mengenal, Bunda.

 

DKM akui seorang perjaka yang belum mempunyai anak dan istri. Tetapi, tanpa SC tahu, suaminya itu rupanya telah mempunyai anak dari istri orang yang berinisial W.

 

“Saya mengenali DKM ialah orang yang santun, baik, dan patuh tapi kenyataannya ia hanya lelaki yang berpura” bagus untuk tutupi kejahatannya. DKM menikah dengan saya cuma untuk tutupi nodanya yang berselingkuh dengan istri orang. Di saat menikah DKM akui sebagai seorang jejaka, tapi pada realitanya DKM mempunyai anak dari istri orang yang kita sebutlah saja W. Anak mereka telah berumur empat tahun lebih sekarang ini,” tulisnya diambil dari Twitter, Selasa (10/5/22).

 

Perselingkuhan DKM dengan W pada akhirnya dijumpai SC sesudah memeriksa handphone suami. Saat bersama SC, DKM selalu isi daya handphone dan memainkan sekalian tersenyum.

 

SC berprasangka buruk dan menyaksikan isi handphone si suami, Bunda. Dari sana, ia ketahui suaminya serong bahkan juga telah mempunyai anak dari W.

 

“Pertama kali saya coba masukkan password ponselnya, rupanya sukses. Disana awalnya saya mengetahui jika DKM rupanya berselingkuh, saya mengetahui nama wanita itu dan keluarganya. Saya cari tahu sendiri info mengenai selingkuhannya itu,” katanya.

 

“Saya berpikir ia cuma berselingkuh saja rupanya ia telah mempunyai anak hasil dri serong itu. Pertama kali buka ponsel saya menyaksikan DKM membuat snap WA, tapi cocok saya check WA saya tidak ada snap WA damsir. Sesudah saya check rupanya status itu cuma dibagi ke W.”

 

SC lalu memancing selingkuhan suaminya dengan menukar profile photo dan menguploadnya di status WhatsApp. W lantas bereaksi.

 

Wanita yang diperhitungkan selingkuhan suami SC lalu bereaksi sesudah menyaksikan photo profile dan status WhatsApp DKM. Tidak lama, DKM langsung membalasnya tanggapan itu di status WhatsApp.

 

“Sesudah tahu itu, saya memancing W dengan mengganti photo profile dan membuat snap WA photo saya dan DKM. Rupanya betul sang W membuat snap WA yang bertulisankan “Apa tujuan photo itu?” Lantas DKM membuat snap WA “maaf benar-benar itu bukan saya, ponsel ini barusan ia yang pegang”,” tulisnya.

 

Kemudian, SC lalu cari tahu sendiri keluarga W. Selanjutnya, SC menyaksikan salah satunya anak lelaki W yang kelihatan serupa dengan muka suaminya. SC berprasangka buruk itu anak DKM. Dia mulai cari langkah untuk memberikan bukti, yaitu dengan berjumpa suami W.

 

“Tidak lama saya sadar rupanya suami W ini telah lumayan lama ikuti account IG saya. Kita sebutlah saja suami W ini dengan inisial Y. Sesudah saya tahu Y ini suaminya sang W, saya membuat janji jumpa dengan Y dengan alasan ingin beli jam, karena sang Y ini jualan jam. Toko jam Y ini berdekatan dengan tempat tinggal. Bbrp hari berakhir saya berjumpa dengan Y di toko jam itu, lalu karena saya emng kepingin ke toilet saya ijin ke Y untuk izin ketoilet, tidak diduga ada anak laki” sedang duduk main ponsel sendirian yang saya sangka ialah anak DKM,” katanya.

 

“Saya mengajak photo anak laki itu. Kemudian saya kembali lagi ke toko jam untuk beli jam dan sampaikan tujuan saya mengapa saya ke situ. Sesudah dari berjumpa sang Y saya usaha cari info di mana yang dapat tes DNA, dan dapatkah di Jakarta.” katanya.

 

SC lalu mengontak suaminya untuk berjumpa dan berargumen ingin check kromosom. Dia lakukan itu supaya si suami tidak berprasangka buruk jika sebetulnya ia ingin ambil contoh untuk test DNA.

 

Sesudah beberapa minggu, hasil test DNA keluar. Sangkaan SC betul, rupanya anak lelaki W memang anak kandungan suaminya. Dalam upload di Twitter, SC menyertakan bukti hasil test DNA itu, Bunda.

 

“Sesudah beberapa minggu hasil keluar, rupanya betul anak lelaki itu anak biologis DKM.”

 

Sekian hari sesudah hasil test DNA keluar, SC dan keluarganya tiba ke rumah keluarga DKM. Di situ ia menerangkan duduk kasus dan memberi bukti perselingkuhan.

 

Orangtua DKM sempat akui tidak paham dengan kehidupan anaknya. Tetapi, sekian hari selanjutnya, DKM dan orang tuanya tiba ke rumah SC dan membuat surat pengakuan mengenai perselingkuhan yang sudah dilakukan DKM.

 

SC tidak stop. Dia lalu bertandang ke rumah orangtua W untuk memberi bukti perselingkuhan anaknya. Tetapi, ibunda W tidak yakin dan malas memberi respon.

 

SC demikian sakit hati karena tindakan DKM dan W. Walau semua sudah dibongkar, DKM dan W kelihatan biasa-biasa saja dan nikmati Lebaran dengan keluarga masing-masing, Bunda.

 

“Sampai situ, lebaran tempo hari. Mereka berbahagia-bahagia saja nikmati lebaran dengan keluarga masing-masing. Sementara saya di sini harus memikul semua sakitnya untuk tutupi tindakan tak layak mereka,” kata SC.

 

“Mengapa DKM harus mempertaruhkan masa datang saya untuk tutupi nodanya? Menjadi tamengnya?. Telah berzinah mendzolimi istri yang hamil juga dengan telantarkan istri.”

 

Lewat gambar yang diuploadnya, SC ungkap tugas DKM dan W. DKM sebagai Kasubag Prosedur Bupati Ogan Komering Ilir (OKI). Dan W ialah Staff Prosedur Bupati OKI.

 

Suami sudah dilaporkan ke polisi

 

Dikutip detikcom, SC sudah memberikan laporan suaminya, DKM, ke Polda Sumatera Selatan atas dugaan dirinya dikelabui atau  dan zina. Laporan diterima Kepala Waspada di SPKT Polda Sumatera Selatan Kompol Salbih Mukarom bernomor laporan: STTLP/289/IV/2022/SPKT Polda Sumsel pada 25 April 2022 lalu dan sekarang ini sedang diatasi.

 

Pemerintahan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan benarkan DKM sekarang ini memegang Kasubag Prosedur di situ. Atas laporan SC, Pemkab OKI lewat Inspektorat sudah membuat team khusus terbagi dalam elemen inspektorat, kepegawaian, dan atasan langsung yang berkaitan.

 

Sampai informasi ini di turunkan, DKM belum memberi respon informasi yang menggeret namanya, terhitung laporan si istri ke polisi.