Breaking News

Water Heater

Water Heater Listrik atau Gas, Manakah yang Lebih Baik?

Water heater atau pemanas air itu merupakan alat yang digunakan untuk memanaskan atau juga untuk menghangatkan air secara langsung ke dalam aliran air keran di rumah. Jika kamu senang mandi air hangat, akan tetapi tidak ingin repot untuk memanaskan air di kompor, water heater sangat bisa menjadi solusi tepat.

Saat ini juga water heater ada dua jenis water heater yang sudah dijual di pasaran yaitu water heater listrik dan water heater gas. Jadi jenis water heater mana yang lebih baik?

 

Perbedaan Water Heater Listrik dan Water Heater Gas

 

Aksesibilitas

Dalam hal fungsionalitas, water heater listrik yang biasanya lebih mudah dioperasikan dibandingkan dengan water heater gas standar. Oleh karena itu, sistem kerja water heater listrik beroperasi murni dengan daya listrik, kamu juga tidak perlu repot-repot dengan menyalakan gas untuk menyalakannya. Hal ini pada akhirnya juga akan membuat aksesibilitas water heater listrik akan menjadi lebih mudah untuk dikelola. 

Efisiensi

Jika akan membandingkan antara efisiensi water heater listrik dan water heater gas, water heater listrik itu sendiri lebih efisien. Meski dari itu juga lebih murah untuk dioperasikan setiap bulan karena dari segi biaya gas yang rendah, jenis water heater gas juga menggunakan lebih banyak energi untuk beroperasi dan untuk melepaskan limbah ke lingkungan. Produk water heater gas juga mengambil sebagian panasnya sehingga dari itu membuatnya kurang efisien daripada water heater listrik. Water heater listrik bagaimanapun juga akan menggunakan sebagian dari besarnya energi yang akan diterimanya untuk menghangatkan air sehingga akan juga membuatnya lebih hemat energi. Meski begitu, ada beberapa water heater gas yang sangat hemat energi tinggi yang menggunakan lebih sedikit energi secara keseluruhan. Sistem ini mungkin biasanya juga memiliki label Energy Star. 

Instalasi

Prosedur instalasi nama lain dari pemasangan water heater listrik dan water heater gas sangat mudah. Atau juga, cukup sulit untuk beralih dari unit water heater listrik ke water heater gas. Proses yang mungkin akan lebih sulit karena saluran gas yang harus dipindahkan ke lokasi yang baru. Ini sangat membutuhkan pembuatan ventilasi lain yang akan mengarah pada pemotongan atau juga bisa pada pengeboran ke sisi rumahmu.

Persyaratan perawatan

Soal pemeliharaan atau juga perawatan, water heater gas harus memerlukan perhatian lebih dibanding water heater listrik.  Akan tetapi, kemungkinan besar kamu harus menyiram keduanya secara teratur agar endapan itu tidak menumpuk di dasar tangki. Untuk water heater gas itu sendiri, saluran gas dan tangkinya perlu diperiksa terlebih dahulu secara berkala agar mencegah kebocoran gas atau penumpukan sedimen.

Dampak lingkungan

Secara alami, water heater listrik itu juga lebih sehat bagi lingkungan karena dari itu dapat hemat energi dan dapat ditenagai melalui sumber energi yang terbarukan, karena sistem ini tidak terlalu merusak lingkungan. Sedangkan dari water heater gas itu sendiri menggunakan gas alam yang diambil dari bumi dalam proses yang akan boros dan merusak. Water heater gas juga melepaskan sejumlah besar gas rumah kaca ke dalam lingkungan. Untuk alasan ini juga, water heater gas untuk secara keseluruhan kurang ramah lingkungan.

 

Hal-Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Membeli Water Heater

 

Mungkin kamu mempunyai keinginan untuk mandi menggunakan yang air hangat atau panas tanpa harus repot-repot merebus air di kompor, maka bisa menggunakan water heater alias pemanas air merupakan pilihan praktis. Saat ini, water heater telah menjadi salah satu elektronik yang mulai diminati oleh penghuni rumah, supaya mereka mendapatkan air panas secara yang mengalir secara langsung ke keran kamar mandi. Apabila kamu ingin berencana untuk membeli water heater dan akan dipasangkan ke dalam rumahmu, maka harus perhatikan beberapa hal agar kamu tidak salah beli.

1. Sumber bahan bakar

Sumber energi yang paling umum untuk pemanas air dirumahan adalah bisa juga menggunakan gas atau listrik. Jika tangki pemanas air itu berbahan bakar gas.

2. Efisiensi energi

Apa pun sumber bahan bakar yang akan atau sudah kamu pilih, pemanas air juga dapat menghabiskan energi terbesar ketiga di rumahmu. Sebab dari itu, kamu pasti ingin memilih sebuah unit water heater yang hemat energi jika itu memungkinkan. Untungnya, dari semua pemanas air baru memiliki tingkat efisiensi energi yang sangat  tinggi untuk memenuhi standar energi yang ketat.

3. Jenis penyimpanan

Pemanas air penyimpanan tangki tetap akan menjadi pilihan yang paling populer. Pemanas penyimpanan dalam tangki beroperasi dengan terus memanaskan dan menyimpan air panas, kemudian juga akan melepaskannya dari bagian atas tangki saat saluran keluar air panas dihidupkan.

Untuk mengganti air panas yang akan keluar, air dingin akan masuk ke dasar tangki, memastikan tangki akan selalu penuh. Karena air akan terus menerus dipanaskan di dalam tangki, energi dapat juga terbuang meskipun juga tidak ada keran yang menyala.

4. Kapasitas penyimpanan

Sebagian besar yang mungkin pemanas air pada tangki dievaluasi berdasarkan dari banyaknya galon yang akan ditampungnya. Rating jam pada pertama dan rating galon per menit juga untuk pemanas air pada tangki penyimpanan akan menunjukkan seberapa cepat air yang dipanaskan dan yang dikirim selama periode waktu tertentu. Pemanas air juga akan sesuai permintaan yang tidak akan menampung air, tetapi peringkat galon per menit akan menunjukkan “kapasitas” aliran tersebut.

5. Ruang yang dibutuhkan

Faktor lain yang juga akan perlu dipertimbangkan untuk memilih dalam membeli water heater adalah ruang yang akan tersedia. Jika area di dalam rumahmu tidak dapat menampung pemanas air berukuran standar, ada juga pilihan lain alternatif. Lowboys atau short water heater juga lebih pendek dan lebih lebar dari yang pemanas air standar, memungkinkannya menampung air akan dapat  dalam jumlah yang sama, tapi tetap pas di area dengan ruang terbatas. Ini akan juga memungkinkan mereka untuk dipasang di ruang-ruang yang terpencil. Pemanas air tanpa tangki itu sendiri juga biasanya akan memakan sedikit ruang dibandingkan dengan opsi pemanas dengan penyimpanan tangki.

6. Perhatikan juga harga atau biaya untuk perawatan water heater

Harga mungkin akan memang menjadi hal yang sangat penting diperhatikan ketika hendak membeli sesuatu. Dengan mengetahui harga tersebut, kamu akan mudah untuk menyesuaikan produk yang akan kamu ingin  beli dengan budget yang sudah dimiliki. Selain dari itu, kamu harus juga perlu mengimbanginya dengan mengetahui berapa biaya perawatan untuk pemanas air setelah digunakan.

 

Itulah beberapa hal mengenai water heater listrik dan gas. Adapun contoh produk water heater listrik yaitu Elterra HE 30 GC produk dari Handal Water Heater dengan volume tangki 30L.